Tahukah Kamu, Penyebab Tanaman Selalu Merambat Ke Arah Sinar Matahari?
Sumber gambar: okezone

Tahukah Kamu, Penyebab Tanaman Selalu Merambat Ke Arah Sinar Matahari?

Mungkin sobat teknohits sering memperhatikan arah tumbuh atau arah rambat sebuah tanaman cenderung merambah ke arah cahaya matahari ka. Nah buat kamu yang penasaran, teknohits bakal kasih info seputar itu nih, yuk mari kita simak.

Jadi, memang benar jika tanaman cenderung merambat ke arah sinar matahari loh, dan para ilmuan telah menjelaskan apa yang menyebabkan tanaman mampu bergerak atau condong ke cahaya ultraviolet (UV) tersebut.

 

Menurut laman farsnews, Tanaman memiliki kemampuan untuk menangkap sejumlah besar cahaya matahari secara maksimal. Proses ini melibatkan daun yang dimilikinya.Tanaman tumbuh menuju cahaya matahari untuk mendapatkan energi melalui fotosintesis. Tim ilmuwan internasional telah meneliti bahwa terdapat hormon auxin yang mempengaruhi tanaman tumbuh merambat ke cahaya UV.

Hormon auxin atau phytohormone ini terbentuk di dalam sel ujung tunas lalu mampu meneruskan dari sel ke sel lainnya. Dengan itu, hormon tersebut dapat merangsang agar sel tanaman dapat mencapai sinar matahari.

 

“Ekspor serta impor protein mendorong auksin keluar dari satu sel ke dalam ruang intercellular. Lalu, hormon ini menuju ke sel selanjutnya dan seterusnya sampai auksin akhirnya mencapai situs target,” jelas Claus Schwechheimer dari Technische Universitat Munchen. Ia memambahkan, tanaman dewasa dapat menekuk ke arah cahaya terkuat. Mereka melakukan ini dengan memanjangkan sel-sel batang di sisi yang terjauh dari cahaya. “Jenis pertumbuhan yang berorientasi pada cahaya ini dinamakan phototropism,” tambahnya.

Kabarnya, ‘pergerakan’ tanaman ketika tumbuh ini dijelaskan secara lengkap oleh Charles Darwin pada 1880. Teori yang menjelaskan hormon auxin yang berperan agar tanaman menekuk ke arah sumber cahaya pertama kali diusulkan pada 1937 oleh peneliti Belanda, Frits Went.