Kumpulan Kelebihan dan Kekurangan Vivo S1 Pro

Kumpulan Kelebihan dan Kekurangan Vivo S1 Pro

Untuk kamu yang menyukai smartphone VIVO ada kabar gembira nih karena produsen smartphone asal tiongkok ini telah merilis produk terbaru mereka yaitu versi “Pro” dari smartphone Vivo S1 yang sudah bisa dibeli para pengguna setianya. smartphone versi terbaru ini pula membawa beberapa peningkatan yang sangat signifikan dibanding dengan versi terdahulu.

Oleh sebab itu dalam artikel ini mimin tertarik untuk membahas beberapa kelebihan dan kelemahan yang terdapat pada smartphone vivo S1 pro yang sudah mimin rangkum pada artikel berikut ini.

Kelebihan Vivo S1 Pro

1. Layar Super AMOLED yang Benar-Benar Luas

Vivo S1 Pro memakai sebuah desain yang cukup mirip dengan seri smartphone andalan Vivo, yakni Vivo V15 Pro. Yang mana dalam hal tersebut, smartphone baru Vivo telah adopsi kamera pop-up yang bisa sembunyi ketika tidak dipakai.

Dengan memakai rancangan kamera depan pop-up ini, perangkat Vivo S1 Pro memiliki layar yang luas tanpa adanya bagian poni yang harus memotongnya, untuk letakan kamera depan. Secara teknis, Vivo S1 Pro dilengkapi dengan layar Super AMOLED ukuran 6,39 inci beresolusi Full HD+ (2.340×1.080 piksel). Di dalam layar ini, Vivo S1 Pro pula udah dilengkapi dengan sensor fingerprint.

2. Kinerja Bertenaga

Berbeda dengan versi biasa yang masih memakai chipset MediaTek Helio P70, Vivo S1 Pro telah dibekali dengan chipset Snapdragon 675. Chipset buatan Qualcomm tersebut memberikan kinerja yang lebih baik.

Chipset yang dibangun berdasarkan inti Kyro 460 dengan manufaktur 11 nm ini bahkan lebih unggul dibandingkan chipset andalan Qualcomm, seperti Snapdragon 660, Snapdragon 670, maupun Snapdragon 710 yang seharusnya ada pada kelas di atasnya.

Selain bertenaga, chipset ini tentunya juga lengkap dengan GPU yang ada di dalamnya, Vivo S1 Pro juga dilengkapi dengan pilihan RAM yang sangat besar. Vivo S1 Pro memiliki pilihan RAM antara 6 GB atau 8 GB.

3. Kamera Depan dan Belakang yang Bagus

Vivo S1 Pro memiliki kamera belakang dengan tiga buah lensa di dalamnya. Kamera tersebut mempunyai konfigurasi lensa utama 48 MP (f/1,78), lensa wide 8 MP (f/2,2), dan lensa kedalaman 5 MP (f/2,4).

Sebagai catatan, lensa utama yang terdapat pada Vivo S1 Pro tersebut sebetulnya adalah sebuah lensa dengan resolusi 12 MP, cuma saja dengan teknologi bernama binning pixel, lensa tersebut memberikan resolusi yang lebih besar serta kemampuan kamera yang lebih baik.

Sementara untuk kamera depannya, Vivo S1 Pro dilengkapi dengan kamera pop-up beresolusi 32 MP. Kamera ini bakal secara otomatis muncul saat pengguna mengakses aplikasi kamera depan dan bersembunyi saat tidak digunakan.

4. Fitur Lengkap

Secara umum, Vivo S1 Pro telah memberikan fitur yang lengkap. Perangkat yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 5,7 jutaan tersebut, sudah menawarkan fitur-fitur perangkat premium, seperti Gyroscope dan Multi-Turbo Acceleration Engine.

5. Tombol Khusus untuk Mengakses Jovi

Seperti halnya Samsung dan beberapa perusahaan yang mulai terapkan tombol asisten digital di perangkatnya, Vivo juga sudah menerapkannya pada perangkat Vivo S1 Pro.

Dengan memakai tombol ini, kamu dapat aktifkan Jovi Wisdom untuk mengidentifikasi peta, aktifkan asisten suara Jovi, atau mengubah tulisan dengan suara saat dalam keadaan mengakses input teks.

Kekurangan Vivo S1 Pro

1. Baterai Kecil

Meski mengalami beberapa peningkatan di aspek lain, Vivo S1 Pro mengalami penurunan kapasitas baterai jika dibandingkan Vivo S1 biasa. Dalam hal ini, Vivo S1 Pro hanya dilengkapi dengan baterai 3.700 mAh.

Padahal bila kamu perhatikan dengan seksama, perangkat-perangkat baru saat ini dilengkapi dengan kapasitas baterai yang besar-besar. Secara umum, biasanya telah dilengkapi baterai dengan kapasitas di atas 4.000 mAh.

2. Masih Menggunakan Port Micro-USB

Untuk banderol harganya yang lumayan tinggi, harusnya Vivo S1 Pro sudah memakai USB Type-C sebagai antarmukanya. Namun pada kenyataannya, Vivo masih memakai Micro-USB pada Vivo S1 Pro.

Tentunyq, jika bila dengan USB Type-C yang dirancang dengan rancangan yang sebenarnya, Micro-USB cukup kalah telak dalam urusan transfer data, kemampuan mengakomodasi daya, hingga kegunaannya.