Tahukah Kamu Kenapa Tisu Toilet Berwarna Putih?
Sumber gambar: popmama

Tahukah Kamu Kenapa Tisu Toilet Berwarna Putih?

Tisu toilet, sebuah benda yang berbentuk gulungan ini memang berwarna rata rata putih ya. Kamu pasti belum menemukan tisu toilet yang berwarna selain putih, lalu tahukah kamu kenapa tisu toilet berwarna putih? Pasti kebanyakan orang mengira alasan warna putih pada tisu toilet menandakan akan kebersihan dan higienis bukan, namun ternyata bukan itu alasannya loh, yuk kita bahas bareng bareng dibawah ini.

 

Seperti hal nya kertas biasa, tisu toilet juga berwarna kecokelatan saat dibuat loh guys. Namun agar mendapatkan warna putih yang khas, semua bahan mentah tisu toilet harus diputihkan terlebih dulu. Proses pemutihan tisu toilet ini bukan hanya bertujuan agar tisu tampak putih bersih loh, tapi juga untuk menghilangkan kandungan lignin, lignin yaitu bahan pelekat khusus yang terdapat pada setiap pohon. tapi umumnya pohon mengandung senyawa lignin. Jika tidak memiliki lignin, pohon tidak bisa tumbuh melebihi dua meter. Karena itu, ketika diolah menjadi kertas atau tisu, senyawa lignin akan ikut terbawa.

Senyawa lignin ini ternyata yang menciptakan lapisan serat kertas, dan membuatnya lebih kaku. Dan saat lignin dihilangkan dalam sebuah proses pemutihan, kertas tisu pun menjadi lebih lembut dan mudah disobek, serta lebih nyaman dipakai guys. Bukan cuma membuat lembut, hilangnya zat lignin juga bisa jadi masa penyimpanan tisu lebih lama loh. Kita juga mungkin sering melihat tumpukan sebuah kertas atau koran lama yang tampak menguning. Jadi guys warna kuning itu disebabkan oleh proses menuanya lignin yang ada dalam serat kertas atau koran.

 

Jadi hal seperti itu pula bisa terjadi pada tisu, jika zat lignin di dalamnya tidak dihilangkan. Karena itu, ketika kita ingin menghilangkan lignin dari tisu, maka masa penyimpanan tisu pun meningkat, hingga terus putih meski disimpan dalam waktu lamalama guys. Namun yang mungkin saja menjadi sebuah masalah adalah, ternya proses pemutihan tisu toilet bukan tanpa risiko. Selain menambah biaya produksi, juga meningkatkan risiko pembuangan limbah sisa pewarnaan yang berbahaya.m Zat seperti pewarna buatan untuk kertas, seperti Rhodamin B, bisa menghasilkan limbah yang berbahaya dan sulit dikelola loh sobat teknohits. Akumulasi Rhodamin B, dalam jumlah tertentu juga dapat mengakibatkan gejala iritasi hingga keracunan saat kontak dengan manusia.

 

 

Demikian info yang dapat teknohits bagikan, semoga bermanfaat..