Firefox Quantum Lebih Ngebut Dibanding Chrome, Benarkah?
Sumber gambar: okezone

Firefox Quantum Lebih Ngebut Dibanding Chrome, Benarkah?

Buat kalian pengguna smartphone android, tentunya sudah tidak asing dengan aplikasi google chrome, dengan aplikasi ini buat kamu sangat terbantu dengan informasi yang diberikan. sama saja, para pengguna personal computer juga tentu sangat terbantu dengan aplikasi ini.

Namun, tentu kamu juga tahu software saingan dari chrome yaitu Mozilla yang kabarnya telah melakukan update besar dengan browsernya Firefox. Karena browser yang diberi nama Firefox Quantum dianggap mempunyai kualitas yang baik dan dianggap bisa bersaing dengan google chrome.

Quantum) lebih cepat dari Firefox 52. Kami berada di titik dimana kami semakin cepat atau lebih cepat dari Chrome. Dibanding setahun yang lalu, ini merupakan lompatan besar dalam hal performa,” kata Mark Mayo, wakil presiden senior Firefox kepada Tech Radar.

Sebagai referensi Mozilla menyebut bahwa browsernya dapat berjalan dengan lancar pada laptop Acer dengan harga yang terjangkau. “Kami fokus untuk memastikan (browser) itu tetap berjalan cepat di PC biasa, dan tidak memakan banyak memori,” kata Mayo.

Sesuatu yang akan lihat sebagai gebrakan dari Mozilla untuk Firefox adalah tampilannya yang telah didesain ulang. Mayo sesumbar, bahwa hasil benchmark bukan menjadi tolok ukur satu-satunya yang baik untuk menguji sebuah produk, khususnya browser. Menurutnya, kinerjalah yang menjadi bukti dimana pengguna telah menjajalnya.

“Baru menang dalam benchmark tidak terlalu berguna. Browser harus terasa cepat dan mulus. Ini bukan hanya tentang membuat UI baru, ini tentang bagaimana orang melihat kinerjanya. Para designer senang menyertakan fitur yang mereka inginkan selama berpuluh-puluh tahun” jelasnya.

Salah satu fitur yang menarik dari Firefox Quantum adalah ekstensi yang menjadi perbaikan besar. Alih-alih memiliki kebebasan, para author kini memiliki seperangkat tombol yang lebih ketat untuk diubah melalui API WebExtensions yang baru diterapkan. Ini artinya semua ekstensi lawas akan berhenti berjalan dengan Quantum, namun API developer telah tersedia untuk mmeberikan mereka banyak kesempatan beralih mengikuti update. Demikian seperti dilansir Tech Radar.