Sebelum Flashdisk, Inilah Perangkat Penyimpanan Yang Jadi Andalan
Sumber gambar: inetdisc

Sebelum Flashdisk, Inilah Perangkat Penyimpanan Yang Jadi Andalan

Untuk kamu kaum milenial tentu saja tidak merasakan jaman jaman kurangnya akses internet pada jaman dahulu, karena anak milenial seperti kamu mayoritas kelahiran tahun 1997 keatas, nah. Jaman sekarang jika berbicara mengenai alat penyimpanan, kamu pasti mengatakan flashdisk sebagai alat untuk menyimpan data data penting.

Namun, tahukah kamu, saat dulu sebelum ada flashdisk, orang orang memakai apa untuk menyimpan data mereka? Ya. Jawabannya adalah Floppy Disk atau yang lebih dikenal dengan sebuatan disket yaitu media penyimpanan yang didalamnya terdapat disk magnetik tipis dan fleksibel dan dibungkus oleh kotak plastik.

Pada 1967, floppy disk pertama kali diciptakan oleh International Bussiness Machines (IBM). Dipimpin oleh Alan Shuggart, para teknisi IBM mengembangkan floppy disk pertama pada 1971, yang lebih dulu terkenal dengan memory disk.

Dalam format 8 inci, disket diperkenalkan ke pasaran pada 1972. Saat itu kapasitas penyimpanannya 79,7 KB dan hanya berfungsi untuk membaca data, tidak bisa menghapus atau memodifikasi. Ukuran yang lebih kecil, yakni 5,25 inci mulai dikembangkan pada 1976 dan resmi pada 1978, dengan tiga disket pertama berukuran hanya 160 KB dan selanjutnya berkembang hingga 360 KB. Floppy disk ini telah mampu menghapus dan memodifikasi data.

Semakin mungil lagi, IBM mengeluarkan disket berukuran 3,5 inci dengan total kapasitas 720 KB, pada 1984. Sedangkan disket berkapasitas 1,44 MB telah populer secara luas sepanjang 1990-an. Dahulu, komputer tidak memiliki fasilitas CD-ROM atau USB, dan disket adalah satu-satunya cara untuk install program baru pada komputer atau untuk menyimpan cadangan informasi. Jika programnya kurang dari 1,44 MB maka bisa di-install melalui 1 disket saja, tetapi jika lebih maka pengguna membutuhkan beberapa disket.

Sejak awal 2000, perangkat komputer tidak lagi memiliki drive untuk floppy disk, seiring para pengguna mulai beralih ke CD-R dan Zip drives untuk menyimpan data. Hingga saat ini semua versi baru Microsoft Windows pun sudah tidak lagi didukung oleh drive floppy disk.