Tahukah Kamu, Ternyata Hanya Nyamuk Betina yang Menggigit Manusia?
Sumber gambar : liputan 6

Tahukah Kamu, Ternyata Hanya Nyamuk Betina yang Menggigit Manusia?

Ada berbagai faktor yang menyebabkan nyamuk bersarang di dalam rumah, mungkin di kamar tidur kamu juga menjadi sarang nyamuk karena terdapst tumpukan baju kotor yang disukai nyamuk untuk ditinggali.

Bukan cuma tumpukan baju, sirkulasi udara yang tidak baik juga menjadi salah satu penyebab nyamuk bersarang dirumah kamu, karena sirkulasi udara yang tidak lancar membuat lemba dan menyebabkan nyamuk banyak muncul.

Namun Tahukah Kamu, Ternyata Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia? Ya, ternyata hanya nyamuk betina saja loh, yang jantan tidak melakukan hal tersebut. tapi, nyamuk betina menggigit bukan untuk makan, namun membutuhkan darah manusia untuk menghasilkan telur. Karena Faktanya, baik nyamuk betina maupun jantan bisa hidup tanpa menggigit manusia.

Mereka bisa mendapat makanan dengan menjilat zat-zat manis seperti nektar bunga. Tetapi seekor nyamuk betina tidak akan bertelur jika tidak berhasil menemukan vertebrata yang darahnya dapat diisap.

Alasannya, makanan nektar meskipun sangat energik, tidak memiliki jumlah protein yang cukup, atau zat lain yang diperlukan untuk memproduksi telur. Hal ini telah melalui uji coba eksperimental, kombinasi asam amino yang baik disuntikkan kepada nyamuk betina akan menghasilkan telur.

Nyamuk seperti kebanyakan serangga lain mengalami metamorfosis, mulai dari larva hingga tumbuh dewasa. Kehidupan dewasa mereka juga tergantung pada apa yang didapatkannya pada saat menjadi larva. Perkembangannya ditentukan oleh asam amino dan nutrisi lainnya. Setelah metamorfosis nyamuk tidak lagi memiliki persediaan protein untuk bereproduksi

tapi, mengisap darah memiliki beberapa masalah tersendiri bagi nyamuk betina. Salah satunya darah sebagai makanan tidak seimbang karena dominan protein di dalamnya. Sementara nyamuk membutuhkan karbohidrat sebagai sumber tenaga untuk terbang. Mereka beterbangan antara 250 hingga 500 kali per detik.