Gak Laku! 5 Film Indonesia Remake Yang Gagal Total
Sumber gambar: jalan tikus

Gak Laku! 5 Film Indonesia Remake Yang Gagal Total

Jika berbicara film Remake maka kamu akan dibawa nostalgia pada film jaman dahulu yang dibuat ulang dengan cerita yang sama pada saat ini, namun bukannya Membangkitkan ingatan dan bernostalgia, akan tetapi film remake yang dibuat malah bikin kecewa karena dianggap gagal total, film apa sajakah itu? Yuk kita bahas bersama Dibawah ini.

 

5 Film Indonesia Remake Yang Gagal Total

 

1. Badai Pasti Berlalu

Badai Pasti Berlalu
Sumber gambar: imdb

Film remake yang dianggap gagal total pertama dari Badai Pasti Berlalu rilis di tahun 1977 dan menjadi salah satu film Indonesia terlaris pada masa itu. Dibintangi oleh Roy Marten dan Christine Hakim sebagai pasangan pemeran utama dari film ini, membuat film ini meraih sukses sebagai salah satu film Indonesia terbaik loh!

Keunggulan pada film ini justru di saat adegan-adegannya diiringi oleh penampilan musik yang membuat penonton jadi ikut menikmatinya. Film ini lalu dibuat remake-nya pad atahun 2007 dengan memakai dua aktor muda yang hits waktu itu yakni Raihannun dan Vino G Bastian. Akan tetapi, film ini justru tak dapat respon yang baik dan terasa biasa saja.

 

2. Catatan (Harian) si Boy

Catatan (Harian) si Boy
Sumber gambar: vidio

Film Indonesia ’80-an ini pada awalnya tampilkan sosok Si Boy yang merupakan tokoh anak muda yang sangat populer dan digemari pada masanya. Bahkan film pertamanya jadi film jadul terbaik sepanjang masa. Pada film pertamanya menampilkan bagaimana gaya anak-anak muda Indonesia yang berada di Jakarta. Tentang kehidupan mereka yang penuh glamor, gaya, dan cinta di film Catatan Si Boy.

Tahun 2011 film ini di-remake dengan judul Catatan (Harian) Si Boy. Film tersebut justru lakukan pembaharuan dengan kisah anak-anak muda zaman sekarang. Menghilangkan esensi dari film awalnya. Membuat film ini menjadi gagal dan tidak laku meski dibintangi oleh Ario Bayu yang terlihat lebih macho daripada karakter si Boy aslinya.

 

3. Hantu Jeruk Purut Reborn

Film horor Indonesia yang rilis di tahun 2006 pada awalnya dengan judul Hantu Jeruk Purut ini pernah meneror bioskop Indonesia lantaran genre horor tentang mitos hantu yang berada di pemakaman Jeruk Purut. Bermodal kesuksesan film terdahuli yang berhasil menarik banyak penonton. Film tersebut dibuat remake pada tahun 2017 dengan judul Hantu Jeruk Purut Reborn.

Akan tetapi, film ini menjadi salah satu film Indonesia yang gagal total bahkan dikritik sampai habis-habisan lantaran kisahnya yang tidak bisa memberikan rasa horor dan kebanyakan jump scare.

 

4. Galih dan Ratna

Galih dan Ratna
Sumber gambar: Wikipedia

Film pertama dari versi remake ini berjudul Gita Cinta Dari SMA yang rilis di tahun 1979 diperankan oleh Rano Karno dan Yessi Gusman. Bahkan film ini juga masuk daftar film Indonesia terbaik. Akan tetapi, pada 2017 film ini dibuat remake-nya dengan judul Galih dan Ratna yang diperankan oleh Refal Hady dan Sheryl Sheinafia. Mengadopsi cerita yang sama sayangnya film ini menjadi tidak laku. Bahkan tampil biasa banget meski menghadirkan banyak adegan dengan visual yang cantik tetapi hal itu tidak membantu film ini lebih sukses.

 

5. Benyamin Biang Kerok

Benyamin Biang Kerok
Sumber gambar: imdb

Film remake Indonesia satu ini disebut sebagai penghinaan besar bagi sosok mendiang Benyamin S. Lantaran cerita yang hancur dan menggunakan karakter yang tidak tepat. Film Indonesia yang gagal total ini dihidupkan dengan akting dan naskah yang hambar dan terbilang buruk. Bahkan film remake tahun 2018 ini tampak asal jadi demi kepentingan rumah produksi. Memakai nama-nama besar dunia perfilman Indonesia seperti Hanung Bramantyo dan Reza Rahardian tetap saja tidak membuat film ini selamat dari kritik sineas yang begitu pedas.