Awas Hoax! Inilah 5 Mitos Baterai Ponsel yang Ternyata Tidak Benar

Awas Hoax! Inilah 5 Mitos Baterai Ponsel yang Ternyata Tidak Benar

Meskipun sudah banyak berbagai informasi yang telah beredar mengenai teknologi terbaru, tapi masih banyak lho orang yang percaya mitos, salah satunya mitos mengenai baterai ponsel yang dipercaya banyak orang, makanya disini teknohits akan meluruskan mitos tersebut. Yuk langsung saja kita simak infonya dibawah ini.

1. Charger Palsu Merusak Baterai

Mitos:

Memakai sebuah charger yang bukan dari pabrikan akan merusak baterai.

Fakta:

Selama charger yang kamu pakai dapat berfungsi dengan good, bateraimu tidak akan terkena efek apa-apa. Jika charger aslimu rusak dan harganya kelewat mahal untuk beli yang asli, carilah charger dengan harga yang lebih murah namun tetap berkualitas. Bateraimu dapat menjadi rusak apabila kamu membeli charger palsu seharga Rp15.000 yang sering dijual di pinggir jalan.

2. Mengisi Daya Baterai Semalaman Akan Merusak Bateraimu

Mitos:

Jangan mengisi daya baterai semalaman karena akan merusak baterai handphonemu.

Fakta:

Jika dulu mungkin iya. Akan tetapi, sekarang mayoritas smartphone sudah cukup pintar untuk mengetahui bateraimu telah terisi penuh. Sudah terdapat sistem yang akan membuat smartphonemu berhenti mengisi daya jika sudah terisi penuh. Daripada kamu mengisi daya baterai semalaman, mendingan kamu usahakan untuk mempertahankan daya bateraimu antara 40% sampai 80% sepanjang hari. Dengan demikian, kamu enggak perlu mengisi daya di malam hari.

3. Internet Menghabiskan Baterai Paling Cepat

Mitos:

Menggunakan internet merupakan aktivitas yang paling membuat baterai handphone cepat habis.

Fakta:

Aktivitas yang paling memakan baterai adalah bermain game, terutama game-game berat yang memiliki grafis HD. Untuk menghemat baterai ketika bermain game, kamu bisa mengurangi tingkat kecerahan handphone kamu. Untuk tips-tips lain menghemat baterai, kamu bisa cek di artikel Jaka yang satu ini.

4. Mematikan Handphone Bisa Merusak Baterai

Mitos:

Kamu Sering mematikan handphone atau membiarkan handphonemu sampai mati akan merusak bateraimu.

Fakta:

Mematikan baterai merupakan tindakan normal yang tidak perlu kamu khawatirkan. Lagipula membiarkan handphone sampai baterainya benar-benar habis. Hal itu tentunya enggak akan memberi dampak pada baterai. Bahkan, melakukan reboot bisa menjadi solusi ketika handphonemu sedang bermasalah.

5. Harus Mengisi Daya Hingga 100%

Mitos:

Kamu harus tinggu bateraimu terisi sampai 100% sebelum mencabutnya.

Fakta:

Seperti yang sudah sedikit teknohits singgung di atas, baterai HP bekerja paling optimal di kisaran 40% sampai 80%. Enggak masalah jika kamu enggak mengisi daya bateraimu hingga maksimum. Bagaimana saja, saat kamu membeli handphone pertama kali? Sama saja, tidak ada yang berbeda. Kebanyakan smartphone dijual dalam kondisi setengah terisi. Si, bila kamu membeli sebuah handphone tapi baterainya berada di bawah angka 40%, bisa jadi handphone tersebut sudah cukup tua.