5 Fakta Petir, Ternyata Bisa Membuat Subur Tanaman?

Jika sedang berada di Indonesia dan sedang dalam cuarah hujan deras, tentu saja kamu sudah tidak asing lagi dengan suara petir yang selalu terjadi berbarengan dengan hujan. petir sendiri menjadi salah satu yang dihindari manusia karena memang sambaran yang ditimbulkan sangat berbahaya.

sambaran petir sangat berbahaya karena berkekuatan hingga 15 juta volt yang bisa menyebabkan manusia tewas jika tersambar. namun ternyata selain memiliki dampak yang sangat berbahaya petir juga mempunyai beberapa fakta menarik loh di dalamnya.

 

Berikut ini, 5 Fakta Petir, Ternyata Bisa Membuat Subur Tanaman?

 

Kecepatan Petir

Samabaran petir mampu bergerak dengan kecepatan cahaya atau sekira 670 juta mph. Samabara petir rata-rata bergerak pada kecepatan selatif 270 ribu mph. Dimana memakan waktu sekitar 55 menit untuk perjalanan ke bulan atau sekitar 1,5 detik dari London ke Bristol. Sangat cepta bukan

 

Tempat Paling Sering Tersambar Petir di Dunia

Danau Maracaibo di Venezuela merupakan tempat yangs sering terkena sambaran petir. Bahkan, petir besar terjai hampir selama 140 hingga 160 malam per tahun. Semalam rata-rata terjadi 28 petir per menit yang mampu bertahan hingga 10 jam pada suatu waktu. Jadi satu malam, Danau Maracaibo bisa tersambar petir sekira 40 ribu kali.

 

Helikopter Menyebabkan Petir

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa helikopter dapat menyebabkan sambaran petir yang terisolasi. Saat terbang, helikopter memperoleh muatan negatif, jadi jika terbang dekat dengan daerah yang bermuatan positif, seperti halnya hujan es atau pangkal awan cumulonimbus, helikopter mampu memicu sambaran petir

 

Petir Menghancurkan Pohon

Pohon seringkali dapat dihancurkan dengan sambaran petir. Ketika petir mengenai pohon, petir akan menjalar tepat dari bagian bawah kulit pohon di mana ada lapisan getah dan air. Lapisan ini langsung menjadi panas dan mengembang menyebabkan kulit kayu terlepas dari pohon dan terkadang membelah batang pohon.

 

Membuat Subur Tumbuhan

Salah satu hal yang membuat tanaman mampu menyerap nitrogen adalah dengan mengandalkan proses yang disebut fiksasi Nitrogen. Meskipun banyak dari proses ini dilakukan oleh bakteri dan ganggang, panas yang ekstrim dari sambaran petir menyebabkan nitrogen berikatan dengan oksigen untuk membuat nitrogen oksida yang bergabung dengan kelembaban di udara turun saat hujan dan menyirami tanaman dengan air yang kaya nitrat.