Mitos Perangkat Android Yang Salah Tapi Banyak Dipercaya
Sumber gambar: jalan tikus

5 Mitos Perangkat Android Yang Salah Tapi Banyak Dipercaya

Smartphone Android tentunya merupakan sebuah perangkat elektronik yang sangat banyak digunakan saat ini, namun tahukah kamu ternyata banyak loh sebuah mitos yang terdapat di Android yang tentu saja gak bisa dibuktikan kebenarannya tapi masih banyak yang mempercayai, untuk itu yuk kita simak dibawah ini.

 

1. Membuat Aplikasi Android itu Gampang

Mitos! Jika memang membikin aplikasi Android itu gampang, tentunya tak akan terdapat aplikasi-aplikasi keren di Google Play Store yang di-download oleh jutaan orang. Ya kan semua orang tinggal membuatnya saja. Tapi faktanya masih banyak yang men-download bahkan rela membeli aplikasi berbayar. Mungkin yang disebuat mudah yaitu membuat aplikasi launcher ke website/Blog, atau bahkan membuat aplikasi Android menggunakan Web App generator. Bukan membuat aplikasi dengan basis Java seperti yang banyak beredar di Play Store.

 

2. Aplikasi Android Banyak Malware

Google telah sediakan sebuah toko aplikasi khusus untuk smartphone Android, Google Play Store. Selama kamu mengunduh aplikasi dari Google Play Store, dijamin aplikasinya aman dari malware berbahaya dan iklan-iklan yang mengganggu. Karena Google telah melakukan kurasi sebelum aplikasi tersebut disetujui untuk muncul di Play Store. Adapun aplikasi yang mungkin banyak malware-nya adalah file APK yang di-download dari toko aplikasi pihak ketiga atau website lain.

 

3. Aplikasi Android Banyak Iklannya

Lain dulu, lain sekarang. Itulah yang dialami oleh banyaknya aplikasi Android di Google Play Store. Dulu semua aplikasi masuk dengan kurasi seadanya, sehingga aplikasi yang banyak bermuatan iklan pun bisa saja di-instal oleh pengguna. Tapi sekarang Google telah memberlakukan sistem kurasi yang akan membatasi berapa banyak muatan iklan yang diizinkan. Jika terlalu banyak iklan, maka aplikasi tersebut akan ditolak Google. Dan lagi, jika kamu tidak suka iklan yang ada di suatu aplikasi, kamu bisa membeli aplikasi versi premiumnya. Atau kamu bisa menghilangkan iklan dengan menggunakan bantuan aplikasi AdClear atau AdGuard.

 

4. Aplikasi Android Selalu Tertinggal oleh iPhone

Ah, ini cuma perasaan kamu saja. Beberapa aplikasi populer memang banyak tersedia lebih dulu di iPhone, tapi tidak berselang lama aplikasi itu akan segera menyambangi Android kok. Dan jangan salah, banyak juga aplikasi populer yang lebih dulu ada di Android sebelum iOS, seperti Google Allo, BaBe (Baca Berita) dan Poweramp. Jangan lupa juga ada game Legion of Heroes dari NDOORS yang harus membuat pengguna iPhone menunggu 14 bulan untuk bisa memainkannya.

 

5. Aplikasi Android Boros RAM

Salah bila kamu pikir aplikasi Android boros RAM. Karena yang boros RAM itu sebenarnya sistem Android itu sendiri, bukan aplikasinya. Seperti kamu ketahui, vendor Android membuat UI khusus untuk setiap smartphone-nya. Tanpa disadari, UI inilah justru yang membuat smartphone Android boros RAM.