Contoh Angket Tertutup

Salam hangat untuk Sobat Teknohits! Di era digital seperti sekarang ini, angket menjadi salah satu metode paling efektif untuk mengumpulkan data dari responden. Salah satu jenis angket yang sering digunakan adalah angket tertutup.

Apa itu Angket Tertutup?

Angket tertutup adalah jenis angket di mana responden hanya harus memilih jawaban yang telah disediakan oleh penanya. Jawaban yang disediakan biasanya berupa pilihan ganda atau skala likert. Angket tertutup sering digunakan jika penanya ingin mengumpulkan data secara cepat dan mudah.

Contoh Angket Tertutup

Berikut ini adalah beberapa contoh angket tertutup yang sering digunakan:1. Angket Kepuasan PelangganAngket ini digunakan untuk mengetahui kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan yang diberikan. Responden hanya perlu memilih jawaban yang telah disediakan seperti “Sangat Puas”, “Puas”, atau “Tidak Puas”.2. Angket Penilaian Kinerja KaryawanAngket ini digunakan untuk menilai kinerja karyawan. Responden hanya perlu memilih jawaban yang telah disediakan seperti “Sangat Baik”, “Baik”, atau “Kurang Baik”.3. Angket Penilaian DosenAngket ini digunakan untuk menilai kinerja dosen. Responden hanya perlu memilih jawaban yang telah disediakan seperti “Sangat Baik”, “Baik”, atau “Kurang Baik”.

Kelebihan dan Kekurangan Angket Tertutup

Seperti halnya metode penelitian lainnya, angket tertutup memiliki kelebihan dan kekurangan.Kelebihan angket tertutup adalah:1. Mudah diisi oleh respondenResponden hanya perlu memilih jawaban yang telah disediakan, sehingga lebih mudah dan cepat diisi.2. Memiliki kecepatan pengolahan data yang tinggiKarena jawaban sudah terstruktur, pengolahan data dari angket tertutup lebih cepat dan mudah.3. Dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari responden yang banyakKarena cara pengisiannya yang mudah, angket tertutup dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari responden yang banyak.Kekurangan angket tertutup adalah:1. Tidak memberikan ruang bagi responden untuk menjelaskan jawabannyaKarena jawaban sudah terstruktur, responden tidak diberikan ruang untuk menjelaskan jawabannya secara detail.2. Kemungkinan terjadi biasJawaban yang telah disediakan bisa mempengaruhi responden untuk memilih jawaban tertentu, sehingga kemungkinan terjadi bias lebih besar dibandingkan dengan angket terbuka.3. Tidak cocok untuk menggali masalah yang kompleksKarena jawaban yang terstruktur, angket tertutup tidak cocok untuk menggali masalah yang kompleks dan memerlukan penjelasan yang lebih detail.

Kesimpulan

Dalam beberapa situasi, angket tertutup adalah pilihan yang tepat untuk mengumpulkan data dari responden. Namun, sebelum memilih jenis angket yang tepat, penanya harus mempertimbangkan tujuan penelitian, karakteristik responden, dan jenis data yang ingin dikumpulkan.

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!

Contoh Angket Tertutup