cara cek rekening penipu online
Gambar : Jawapos.com

Cara Cek Rekening Penipu atau Bukan Terlengkap 2021

Online shop bukanlah sesuatu yang asing bagi hampir semua orang, khususnya di era digital sekarang. Dibalik kemudahan dan kepraktisannya, ada risiko yang selalu mengintai calon konsumen. Yaitu aksi penipuan dari pemilik olshop. Kita tidak pernah tahu sedang bertransaksi dengan siapa dan bagaimana rekam jejaknya. Oleh sebab itu, simak yuk cara cek rekening penipu di artikel berikut.

Sekarang ini sudah ada banyak portal yang menyediakan informasi tentang daftar rekening penipu. Baik dalam bentuk Call Center, website dan akun sosial media. Daripada semakin penasaran, langsung disimak informasi selengkapnya dibawah.

Berbagai Cara Cek Rekening Penipu atau Tidak via Online 

  1. Melihat di situs cekrekening.id

Cekrekening.id merupakan situs resmi Kominfo yang bisa diakses oleh semua warga negara Indonesia.  Selain berisi informasi rekening penipu, situs ini juga bisa dipakai untuk melaporkan tindak penipuan. Lebih menarik lagi, tidak dikenakan pungutan biaya bila ingin menggunakan semua fitur. Caranya melaporkannya yaitu:

  • Setelah masuk situs cekrekening.id, segera pilih bank rekening penipu yang akan diperiksa.
  • Kemudian, langsung ketik nomor rekeningnya.
  • Bila sudah ada yang melapor sebelumnya, tekan saja ‘tambah laporan’ untuk memperkuat pengaduan beserta bukti terlampir. Bila belum, bisa mengisi formulir ‘buat laporan’.
  • Tim cekrekening akan melakukan pemeriksaan.

Sayangnya, Anda dapat memastikan apakah rekening tersebut milik penipu atau bukan hanya dari laporan sebelumnya. Bila sudah ada laporan, tentu itu merupakan rekening penipu. Bila tidak ada, masih ada kemungkinan itu rekening milik penipu karena situs ini tidak bisa membaca daftar rekening yang belum dilaporkan.

  1. Cara Cek Rekening Penipu di situs lapor.go.id

Situs lapor.go.id merupakan situs resmi dari kepolisian Indonesia yang bisa dipakai untuk melaporkan tindak kriminal seperti penipuan daring yang menimpa Anda. Lebih lanjut, simak langkah-langkah cara cek rekening penipu berikut:

  • Buatlah sebuah akun. Jika sudah, segera log masuk ke dalam situs.
  • Silahkan melaporkan seluruh detail penipuan yang telah dialami.

Saat sudah ada laporan kasus mengenai sebuah rekening, akan muncul rekening yang dicari beserta keterangannya. Nomor telepon pun juga bisa dicek guna memastikan kredibilitas si penjual.

  1. Melihat di akun Instagram @indonesiablacklist

Pengelola akun instagram @indonesiablacklist secara sukarela membantu orang-orang yang mengalami penipuan daring. Mereka akan memposting setiap kasus penipuan di semua media yang dipunya agar tidak ada kejadian yang serupa.

 

Serta akan mengupayakan semua hal agar mendapat pengembalian dana yang kemudian akan diberikan kepada si pelapor.

  1. Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK menyediakan layanan pembekuan rekening bagi yang terlapor sebagai penipu. Lembaga ini melayani pengaduan lewat dua cara yakni:

  1. Melalui panggilan telepon. Caranya yakni menelepon nomor 1500655. Setelah tersambung, Anda dapat langsung mulai melaporkan pengaduan Anda.
  2. Melalui email. Caranya yakni membuat pengaduan beserta bukti terlampir ke emailkonsumen@ojk.go.id. Bila setelah dicek benar, maka lembaga ini akan membekukan rekening si penipu.

 

     5. Lapor polisi

Cara cek rekening penipu terakhir ini yakni dengan melapor kasus pada polisi. Cara ini bisa dilakukan bila Anda telah mengalami penipuan lebih dari belasan juta rupiah. Caranya yakni:

  • Mendatangi kantor polisi yang ada di dekat rumah Anda.
  • Kemudian, menceritakan semua detail kejadian sembari memberikan bukti penipuan yang dialami.
  • Polisi pun akan segera memulai penyelidikan untuk menyelesaikan masalah ini.

Cara ini sangat cocok untuk diterapkan bagi orang dewasa yang gagap teknologi. Sehingga tidak perlu bingung melapor melalui sebuah situs.

Itulah beberapa cara cek rekening penipu yang bisa Anda lakukan jika mengalami penipuan ketika bertransaksi secara online. Untuk mencegah sebuah penipuan, alangkah baiknya jika Anda lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi secara daring. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.