Rabun Jauh Makin Buruk? Coba Deh Makan Makanan Ini

Rabun Jauh Makin Buruk? Coba Deh Makan Makanan Ini

Hallo sobat teknohits. kali ini mimin akan memberikan informasi penting nih untuk kamu yang sedang mengalami rabun jauh atau miopia. karena dalam artikel kali ini mimin sudah merangkum beberpa makanan yang wajib kamu konsumsi untuk menjaga agar rabun jauh kamu tidak semakin memburuk.

Untuk kamu yang belum tahu rabun jauh atau miopia merupakan sebuah kondisi mata yang bisa melihat objek dekat dengan jelas, akan tetapi kurang mampu melihat objek dengan jarak lebih jauh. Selain lakukan perawatan medis, kamu juga dapat mengurangi perkembangan rabun jauh melalui konsumsi makanan bergizi, apa sajakah ia?

Merangkum Healthline dan Dr Axe, berikut beberapa jenis makanan yang dapat mencegah perkembangan rabun jauh:

  • Makanan yang mengandung lutein dan zeaxanthin, misalnya brokoli, jagung organik, kuning telur, dan buah-buahan tropis seperti papaya. Juga sayuran hijaun, seperti bayaam, kangkung, lobak swis dan lain-lain.
  • Buah dan sayur berdaging kuning dan merah, seperti wortel, ubi jalar, labu, tomat, melon, aprikot, dan paprika merah.
  • Makanan yang tinggi vitamin E, contohnya biji bunga matahari, almond dan alpukat.
  • Makanan kaya vitamin C, seperti jambu biji, kiwi, jeruk, dan beri.
  • Makanan kaya seng, seperti daging domba, daging sapi, biji labu dan buncis.
  • Makanan tinggi vitamin A, seperti kuning telur, hati, dan minyak ikan cod.
  • Makanan kaya asam lemak omega-3, seperti salmon, sarden, trout, walnut, dan biji rami.

Selain harus mengkonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan mata, penderita rabun jauh pula perlu melakukan manajeman kontrol berbasis medis. Untuk orang dewasa, kontrol rabun jauh bisa melalui operasi mata laser, dan lensa resep. Sementara untuk anak-anak, kontrol rabun jauh bisa dilakukan dengan tetes mata atropin, kacamata multifokal dan lensa kontak.

Sementara itu, bagi kamu yang belum terdiaknosa rabun jauh, akan tetapi mengalami beberapa gejala seperti objek jauh terlihat kabur, sakit kepala, ketegangan mata, menyipitkan mata saat melihat objek, kelelahan mata saat mengemudi, berolahraga maupun melihat objek jauh, disarankan segera menemui dokter mata. Karena beberapa ciri tersebut merupakan bagian dari gejala rabun jauh atau miopia.